× Home Sitemap Disclaimer
Navigasi

Mister Phy

Semua tentang Sains

Tampilkan postingan dengan label vektor posisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label vektor posisi. Tampilkan semua postingan
Rigkasan materi dan pembahasan soal UN tentang gerak dengan analisis vektor

Rigkasan materi dan pembahasan soal UN tentang gerak dengan analisis vektor

Add Comment

RINGKASAN MATERI DAN PEMBAHASAN SOAL UN TENTANG GERAK DENGAN ANALISIS VEKTOR

Ringkasan materi dan pembahasan soal-soal ujian nasional fisika sma tentang kinematika gerak dengan analisis vektor ini meliputi gerak lurus, gerak melingkar dan gerak parabola. Jadi, disini dibahas bagaimana menghitung vektor perpindahan, vektor kecepatan rata-rata dan vektor kecepatan sesaat, vektor percepatan rata-rata dan vektor percepatan sesaat. Pada gerak melingkar, membahas tentang menentukan vektor posisi sudut, vektor perpindahan sudut, vektor kecepatan sudut rata-rata, vektor kecepatan sudut sesaat, vektor percepatan sudut rata-rata dan vektor percepatan sudut sesaat.  Pada gerak parabola, membahas tentang bagaimana menghitung waktu untuk mencapai ketinggian maksimum, ketinggian maksimum dan jarak mendatar/jangkauan maksimum. Bahasan ini dilengkapi dengan soal-soal latihan untuk mengukur tingkat pemahaman jadi pas buat menghadapi ujian nasional, ulangan harian atau ujian lainnya. Semua soal merupakan soal-soal ujian nasional dari berbagai tahun supaya bervariasi. Selengkapnya bisa dilihat sendiri pembahasannya dibawah. Selamat belajar fisika!



PEMBAHASAN SOAL LATIHAN KINEMATIKA DENGAN ANALISIS VEKTOR

Berikut ini adalah pembahasan soal-soal latihan tentang kinematika dengan analisis vektor. Soal-soalnya dapat dilihat diatas yaitu soal latihan 15. Langsung saja bisa disimak pembahasan soalnya dibawah ini.

Nomor 1
Tentukan terlebih dahulu persamaan kelajuan v dengan cara menurunkan persamaan r.
v = dr/dt = 15√3 i + (15 - 30 t) j.
Ganti t = 1,5 s, maka
v = 15√3 i + (15 - 30 . 1,5) j.
v = 15√3 i + (15 - 45) j =  15√3 i - 30 j
Maka besar v
v = √(15√3)2 + (-30)2 = √(225 . 3 + 900) = √(1575) = √900 = 30 m/s
Jawaban: -

Nomor 2
Diketahui: r = (– 6 – 3t) i + (8 + 4t) j maka:
1) Koordinat awal (t = 0) r = (– 6 – 3 . 0) i + (8 + 4 . 0) j = (-6) i + 8 j atau (-6,8)
2) Kelajuan awal v = dr/dt = (-3) i + 4 j maka v = √(-3)2 + (4)2 = 5 m/s
3) Lintasan lurus
4) Perpindahan = √(-6)2 + (8)2 = 10 m
Jawaban: A

Nomor 3
Menghitung ketinggian maksimum gerak parabola:

h = (20 m/s) . sin 60o / (10 m/s2) = 20 . 1/2 √3 / (10) m = √3 s
Jawaban: C

Nomor 4
Kecepatan pada titik tertinggi gerak parabola sebesar kecepatan arah mendatar vx.
vx = v cos 300 = 30 m/s . 1/2 √3 = 15√3 m/s
Jawaban: E

Nomor 5
Menentukan posisi pada sumbu x gerak parabola gunakan persamaan GLB:
x = v . t = vo cos 530 . 1.2 s = 20 m/s . 0,6 . 1,2 s = 14,4 m
Menentukan posisi pada sumbu y gerak parabola gunakan persamaan GLBB:
y = vo sin 530 . t - 1/2 g t2 = 20 m/s . 0,8 . 1,2 s - 1/2 . 10 m/s2 . (1,2 s)2 
y = 19,2 m - 7,2 m = 12 m
Jawaban: C

Nomor 6
Hitung terlebih dahulu waktu benda sampai ke tanah menggunakan persamaan glbb:
t = √(2h)/g = √(2 . 500 m)/(10 m/s2) = √100 = 10 s
Menghitung jarak x menggunakan persamaan glb:
x = v . t = 100 m/s . 10 s = 1000 m
Jawaban: A

Nomor 7
Hitung terlebih dahulu kecepatan pada titik tertinggi:
vx = v cos 600 = 40 m/s . 1/2 = 20 m/s
Menghitung energi kinetik
Ek = 1/2 . m . v2 = 1/2 . 0,02 kg . (20 m/s)2 = 4 Joule
Jawaban: B

Nomor 8
Pada titik tertinggi gerak parabola adalah energi potensialnya maksimal.

Baca selengkapnya »
Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Cari Blog Ini

Arsip Blog

   

Popular Posts

  • Pembahasan soal persamaan umum gas ideal
    Persamaan umum gas ideal Berikut ini merupakan pembahasan soal-soal fisika SMA kelas XI tentang persamaan umum gas ideal. Persamaan umum gas...
  • Pembahasan soal tekanan gas, energi kinetik dan kecepatan efektif
    Tekanan gas, energi kinetik gas dan kecepatan efektif  Contoh soal tekanan gas Nomor 1 Tekanan gas dalam ruang tertutup: 1) Sebanding dengan...
  • Pembahasan soal logaritma
    Nomor 1 Jika 2 log x = 4 maka x = ... A. 2 B. 4 C. 6 D. 8 E. 16 Pembahasan 2 log x = 4 berarti a = 2, b = x dan c = 4. Ditanya: b = x = ...?...
  • Pembahasan soal-soal susunan pegas
    Susunan pegas Pembahasan soal-soal fisika tentang susunan pegas ini meliputi susunan seri pegas, susunan paralel pegas dan susunan gabungan ...
  • Ringkasan materi struktur tumbuhan
    Struktur tumbuhan Pada tumbuhan multiseluler, proses difusi zat dan penggantian materi ke sel agak lambat dibandingkan dengan organisme satu...
  • Pembahasan soal Integral
    PEMBAHASAN SOAL INTEGRAL Berikut ini adalah pembahasan soal-soal matematika SMA tentang integral. Mudah-mudahan pembahasan soal ini bermanfa...
  • Contoh soal turunan fungsi penjumlahan dan pembahasannya
    Turunan fungsi penjumlahan Misalkan F(x) adalah penjumlahan dua fungsi U dan V dengan U dan V adalah fungsi dari x: F(x) = U + V Maka turuna...

Halaman

  • Beranda
  • Site Map
  • Disclaimer
Ehcrodeh. Gambar tema oleh Matt Vince. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © Suka Motor . Template by: Padja Tjiloeah